zmedia

Patroli Hingga Dini Hari, Polsek Astana Anyar Persempit Ruang Begal



Bandung, bertanya.id — Maraknya isu begal yang beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran masyarakat Kota Bandung. Berbagai unggahan yang memperlihatkan dugaan aksi kriminal di jalanan membuat warga semakin waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.

Di tengah situasi tersebut, Polsek Astana Anyar memastikan pengamanan wilayah terus diperkuat. Patroli rutin ditingkatkan, sementara personel disiagakan di sejumlah titik yang dinilai rawan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminal.

Kapolsek Astana Anyar, Kompol Fetrizal s mengatakan seluruh jajaran kepolisian di bawah Polda Jawa Barat berkomitmen menjalankan program Jaga Rawat Jawa Barat yang diinisiasi Kapolda Jawa Barat. Program tersebut, menurut dia, sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kota Bandung dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Menurut Fetrizal s berbagai langkah pencegahan terus dilakukan melalui patroli mobile, penjagaan di titik-titik strategis, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur kewilayahan. Pengamanan lebih diintensifkan pada malam hingga menjelang pagi, waktu yang kerap dianggap memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

"Berbagai upaya terus kami lakukan bersama seluruh jajaran penegak hukum dan pemerintah daerah. Khususnya pada malam hari, personel ditempatkan di sejumlah lokasi hingga menjelang pagi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kriminal, termasuk aksi begal," kata Fetrizal

Ia menegaskan, kehadiran polisi di lapangan bukan semata untuk melakukan penindakan apabila terjadi kejahatan. Lebih dari itu, kehadiran personel bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas tanpa dihantui rasa takut.

"Yang ingin kami pastikan adalah masyarakat bisa tidur dengan tenang, berangkat bekerja, berdagang, maupun melakukan aktivitas lainnya tanpa merasa khawatir. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut  Fetrizal menjaga keamanan wilayah tidak dapat dilakukan hanya oleh kepolisian. Peran pemerintah daerah, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, hingga partisipasi warga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dari berbagai bentuk tindak kriminal.

Karena itu, Polsek Astana Anyar terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mengoptimalkan pertukaran informasi apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial serta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada kepolisian.

Fetrizal berharap langkah preventif yang dilakukan secara konsisten dapat menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. Menurut dia, keamanan merupakan prasyarat penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kehidupan sosial sehari-hari.

"Kami ingin memastikan Kota Bandung tetap aman dan kondusif. Kepolisian akan terus hadir di tengah masyarakat agar warga dapat beraktivitas di luar rumah dengan rasa aman dan nyaman," katanya. (Hyt)


Red.