zmedia

Peletakan Batu Pertama Jadi Awal Harapan Baru bagi Keluarga Asiah

Bandung, bertanya.id — Sebidang tanah di RT 04 RW 12, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, menjadi saksi dimulainya pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni. Peletakan batu pertama dilakukan Ketua RW 12, Arif Firman Suntara, sebagai penanda dimulainya proses bedah rumah milik Asiah bersama putranya, Tatang. Bandung, 28 Juli 2026.

Program Santunan Nasional Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni kembali menyasar warga Kota Bandung dalam rangka Tasyakuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-81. Kegiatan ini merupakan program tahunan Pondok Pesantren Shiddiqiyyah yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia melalui aksi nyata membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.
Prosesi peletakan batu pertama dihadiri pengurus dan tokoh masyarakat setempat. Ketua Dewan Pemuda, Warnitno, turut hadir bersama jajaran kepengurusan untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan rumah tersebut.

Pengurus Daerah Libra Dila Berkat Rohmat Allah (Dibra) Shiddiqiyyah, Ustaz Sodikin, menjelaskan bahwa kepengurusan daerah menjalankan amanah dari pengurus pusat dalam merealisasikan berbagai program sosial. Salah satu yang menjadi agenda rutin setiap menjelang peringatan Hari Kemerdekaan adalah pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan bagi masyarakat kurang mampu.

"Program ini adalah bentuk rasa syukur atas kemerdekaan bangsa Indonesia. Kami di daerah bertugas melaksanakan amanah dari pusat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar Ustaz Sodikin.

Menurutnya, bantuan bedah rumah tidak sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman, nyaman, dan bermartabat.

Dengan dimulainya pembangunan rumah milik Asiah, masyarakat berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai. Kehadiran Program Santunan Nasional Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni diharapkan terus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam mengisi makna kemerdekaan Indonesia.(*)



Red.