Kab Bandung Barat, bertanya.id - Ramadan selalu menghadirkan getar yang berbeda. Di antara malam-malamnya, tersimpan satu malam yang begitu agung, penuh rahmat, dan lebih baik dari seribu bulan: Lailatul Qadar. Malam yang dirindukan para pencari cahaya, dinanti oleh hati-hati yang ingin kembali bersih.
Semangat itulah yang diangkat dalam kajian bertajuk “Menjemput Lailatul Qadar Terindah” bersama Ustaz Ruslan Abdul Gani, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini akan digelar pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Mutif Corp, Jalan Raya Padalarang No. 783, Kabupaten Bandung Barat.
Kajian ini terbuka untuk umum. Warga Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, khususnya Padalarang, diajak hadir untuk bersama-sama memperdalam makna Ramadan. Bukan sekadar menanti datangnya Lailatul Qadar, tetapi belajar bagaimana mempersiapkan diri: memperbaiki niat, memperbanyak ibadah, menjaga lisan, dan membersihkan hati dari iri, dengki, serta kesombongan.
Ustaz Ruslan dijadwalkan mengupas bagaimana Rasulullah meningkatkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan, bagaimana doa menjadi senjata utama orang beriman, serta bagaimana amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas bisa bernilai besar di sisi Allah. Pesan yang ingin ditegaskan sederhana namun mendalam: Lailatul Qadar bukan hanya tentang satu malam, tetapi tentang kesungguhan hati sepanjang Ramadan.
Momentum ini juga menjadi ruang silaturahmi antarwarga. Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan, berkumpul dalam majelis ilmu adalah cara menjaga iman agar tetap menyala. Harapannya, setiap peserta pulang bukan hanya membawa catatan, tetapi membawa tekad untuk menjadi pribadi yang lebih taat dan lebih bermanfaat.
Panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin hadir. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi 0815-7376-5903.
Ramadan adalah undangan. Lailatul Qadar adalah hadiah. Dan hadiah itu hanya diberikan kepada mereka yang bersungguh-sungguh menjemputnya. Padalarang dan sekitarnya, mari rapatkan saf, kuatkan niat, dan sambut malam kemuliaan itu dengan hati yang siap.(*)
Red.