zmedia

Erick Darmaraja Ajak Masyarakat Maknai Imlek sebagai Momentum Harapan Baru


Bandung, bertanya.id - Semangat menyambut Tahun Baru Imlek 2026/2577 Kongzili turut disampaikan Ketua Badan Saksi Wilayah dari Partai Solidaritas Indonesia, Erick Darmaraja. Ia mengajak masyarakat memaknai pergantian tahun sebagai titik awal menumbuhkan harapan sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Indonesia.

Menurut Erick Darmaraja, B.sc.M.K.P., tradisi Imlek bukan sekadar seremoni budaya. Lebih dari itu, perayaan ini merupakan ruang refleksi untuk menata langkah ke depan, menilai capaian yang telah diraih, dan menyiapkan strategi menghadapi tantangan yang menanti. Nilai-nilai yang terkandung, seperti persatuan keluarga, kepedulian sosial, dan optimisme, dinilainya relevan dalam memperkokoh kehidupan sosial yang saling mendukung dan menghargai satu sama lain.

Ia menekankan pentingnya doa dan harapan agar masyarakat memperoleh keberkahan dalam berbagai aspek kehidupan—sejahtera dalam kehidupan sosial, sehat jasmani dan rohani, makmur dalam usaha dan pekerjaan, serta bahagia dalam kebersamaan. “Semoga Tahun Kuda Api membawa keberanian dan harapan baru,” ujarnya, seraya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga yang merayakan Imlek, baik yang berada di rumah, komunitas, maupun di lingkungan kerja.

Lebih jauh, Erick menilai perayaan Imlek mencerminkan wajah Indonesia yang majemuk. Di tengah keragaman budaya dan keyakinan, masyarakat dapat merayakan tradisi bersama dalam suasana saling menghormati. Semangat toleransi dan persatuan ini, menurutnya, perlu terus dijaga agar kehidupan sosial tetap harmonis, inklusif, dan saling menopang.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak melihat pergantian tahun hanya sebagai simbol kalender, melainkan sebagai pemantik energi positif. Momentum ini diharapkan menjadi dorongan untuk menghadapi tantangan dengan optimisme, bersikap gotong royong, dan menatap masa depan dengan keyakinan. Menurut Erick, dengan menyalakan terang harapan, masyarakat akan mampu membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis, ekonomi yang lebih sejahtera, dan kebersamaan yang lebih hangat.

“Imlek bukan hanya milik yang merayakan. Semangatnya harus dirasakan semua, sebagai energi untuk memperkuat persaudaraan lintas budaya dan keyakinan,” tutup Erick. Dengan pesan ini, ia berharap Tahun Kuda Api dapat menjadi titik tolak bagi masyarakat untuk bergerak bersama, menghadirkan keberanian, optimisme, dan kebahagiaan bagi setiap langkah kehidupan.(*)