Bandung, bertanya.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di panggung internasional. Mirza Ali Musyaffa, murid SMA Plus Muthahhari Bandung, meraih Juara Harapan 1 dunia dalam ajang WISE Talks International Public Speaking Competition 2025 yang digelar di Najaf, Irak.
Tak hanya menembus jajaran finalis terbaik dari berbagai negara, Mirza juga memperoleh pengakuan khusus melalui pidatonya yang berjudul “Generative AI & How It’s Affecting the Literacy of High School Students”. Gagasan tersebut dinobatkan sebagai “Most Useful Proposal for Schools” atau proposal paling bermanfaat untuk sekolah.
Penghargaan ganda ini menunjukkan bahwa ide yang disampaikan Mirza dinilai relevan, solutif, dan aplikatif dalam menjawab tantangan pendidikan global, khususnya terkait dampak kecerdasan buatan terhadap literasi siswa sekolah menengah.
Kompetisi WISE Talks merupakan bagian dari rangkaian World Islamic Summit on Education (WISE) 2025, forum pendidikan internasional yang mempertemukan pelajar, pendidik, dan pemikir dari berbagai negara. Ajang ini menekankan kemampuan berpikir kritis, komunikasi publik, serta kepekaan terhadap isu-isu masa depan dunia pendidikan.
Civitas akademika SMA Plus Muthahhari menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi Mirza dinilai sejalan dengan visi sekolah dalam mendorong murid untuk berani berpikir global, menyampaikan gagasan bernilai, serta menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Pengakuan dunia terhadap gagasan Mirza menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu berkontribusi dalam diskursus pendidikan internasional, khususnya di era disrupsi digital,” demikian disampaikan pihak sekolah.
Capaian ini sekaligus mempertegas posisi SMA Plus Muthahhari sebagai sekolah yang konsisten melahirkan murid berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dunia.
Prestasi Mirza Ali Musyaffa menjadi inspirasi bahwa dari ruang kelas di Bandung, lahir gagasan yang mampu menggema di forum global.(*)
Red