Material longsoran berupa tanah dan satu batang pohon berukuran besar ambruk ke badan jalan, menyebabkan akses utama penghubung wilayah itu tertutup sepenuhnya. Akibatnya, kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan pohon besar melintang tepat di tengah jalan, menjadikan jalur bersejarah tersebut lumpuh total. Longsor juga menyeret sejumlah vegetasi dari tebing yang berada tepat di sisi jalan.
Danramil Tanjungsari, Kapten Agus Hermawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.45 WIB. “Hujan deras mulai turun sejak pukul 15.00 dan berlangsung cukup lama hingga akhirnya memicu longsor,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis malam.
Meski berdampak pada gangguan lalu lintas, Agus memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban. Namun arus lalu lintas dari kedua arah terganggu,” katanya.
Saat ini, tim gabungan dari unsur TNI, kepolisian, dan instansi terkait masih melakukan penanganan dengan membersihkan material longsoran agar jalur dapat segera kembali dilalui.
Jalur Cadas Pangeran sendiri dikenal rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada musim hujan.(*)
Red