Bandung, bertanya.id - Kolaborasi antara Dewan Kemakmuran Masjid (Tonggak DKM) Masjid An Nur dan Ketua RT 04 RW 08 Arumsari, Wawan Gunawan, menghadirkan warna tersendiri di bulan suci Ramadhan tahun ini. Di lingkungan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, semangat kebersamaan terasa kian hangat sejak awal Ramadhan, Senin, 2 Maret 2026.
Sekretaris RT 04, Azwan Zahraan Akbar, menuturkan bahwa kegiatan buka puasa bersama di Masjid An Nur sudah menjadi tradisi tahunan. “Setiap dan selama bulan Ramadhan selalu mengadakan kegiatan buka bersama puasa di Masjid An Nur,” ujarnya.
Menurut Azwan, kegiatan tersebut bukan sekadar makan bersama. Ada gagasan besar yang ingin dirawat: mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiah di antara warga RT 04 RW 08 Arumsari, Babakan Sari. Masjid tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang temu sosial.
Haji Jamil Sodik Abdullah menambahkan, selain buka bersama dan tadarus ibu-ibu, terdapat kegiatan edukatif yang digelar rutin. Setiap Sabtu selepas Asar, warga mengikuti kajian sejarah keislaman sambil ngabuburit. “Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 pagi hingga menjelang lohor pukul 12. հանձն30 WIB untuk tadarus dan aktivitas lainnya,” jelasnya.
Hidangan takjil, kata Haji Jamil, berasal dari donatur warga RT 04 Arumsari yang dikelola oleh pengurus DKM Masjid An Nur. Takjil dibagikan kepada jemaah saat waktu berbuka tiba. Sebagian warga memilih menetap hingga salat Magrib, bahkan melanjutkan hingga Tarawih.
Ia berharap, kegiatan ini mampu menghidupkan kembali semangat salat berjamaah di lingkungan sekitar. “Masjid An Nur diharapkan semakin ramai jemaah dan menjadi pusat pendidikan moral serta perbaikan edukatif bagi warga,” pungkasnya.
Di sudut Kiaracondong itu, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merawat kebersamaan yang sederhana namun bermakna.(Hyt)
Red.