Jakarta, bertanya.id — Sejumlah penyedia bahan bakar minyak (BBM), baik BUMN maupun swasta, menurunkan harga jual BBM nonsubsidi mulai 1 Januari 2026. Penyesuaian harga ini dilakukan oleh Pertamina serta perusahaan swasta seperti Shell dan BP-AKR.
Berdasarkan informasi di laman resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) di wilayah DKI Jakarta turun dari Rp12.750 per liter pada Desember 2025 menjadi Rp12.350 per liter.
Penurunan harga juga dilakukan Shell Indonesia. Mengacu pada situs resmi perusahaan, Shell Super (RON 92) untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur kini dijual seharga Rp12.700 per liter, turun dari sebelumnya Rp13.000 per liter.
Sementara itu, BP-AKR turut menyesuaikan harga BBM. Berdasarkan laman resmi BP, BP 92 di wilayah Jabodetabek turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.500 per liter.
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini berlaku di sejumlah wilayah dan mulai diterapkan sejak hari pertama tahun 2026. Penyesuaian harga tersebut umumnya mengikuti dinamika harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar domestik.
Berikut sebagian BBM yang mengalami penurunan harga per 1 Januari 2026:
Pertamax (RON 92): Rp12.350 per liter
Shell Super (RON 92): Rp12.700 per liter
BP 92: Rp12.500 per liter
Penurunan harga BBM ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi pada awal tahun.(*)
Red.