Cimahi, bertanya.id — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cimahi resmi memasuki fase kepemimpinan baru melalui Inaugurasi Kepengurusan Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Pleno V Musyawarah Daerah (Musda) VII. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna di Auditorium Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Minggu, 21 Desember 2025.
Inaugurasi ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis yang menandai konsolidasi dan regenerasi kepemudaan di Kota Cimahi. Di tengah dinamika sosial dan tantangan zaman yang kian kompleks, KNPI menegaskan perannya sebagai simpul pemersatu pemuda lintas organisasi dan latar belakang.
Nuansa kebersamaan tampak jelas sejak awal acara. Seluruh jajaran pengurus yang dilantik tampil kompak mengenakan kemeja resmi KNPI berpadu celana hitam, mencerminkan soliditas, disiplin, serta kesiapan mengemban amanah organisasi.
Ketua DPD KNPI Kota Cimahi terpilih, Sulthan Mujahid Abdul Jabbar, dalam sambutannya menekankan bahwa inaugurasi merupakan titik awal dari tanggung jawab besar pemuda dalam mengambil peran nyata bagi daerah.
“Inaugurasi ini bukan akhir dari proses, melainkan awal perjuangan. KNPI harus menjadi rumah besar pemuda yang inklusif, progresif, dan solutif. Kami siap berkolaborasi dengan seluruh elemen demi kemajuan Kota Cimahi,” tegas Sulthan.
Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut menjadi refleksi tekad KNPI Kota Cimahi untuk meniadakan sekat-sekat organisasi, golongan, maupun perbedaan latar belakang. Semangat melangkah bersama diharapkan mampu menghidupkan kembali KNPI sebagai ruang kebersamaan, dialog, dan aktualisasi gagasan pemuda.
Tak hanya prosesi pelantikan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi strategis antara organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, akademisi, serta para pemangku kepentingan daerah. Interaksi tersebut dinilai penting untuk membangun sinergi dan memperluas jejaring kolaborasi ke depan.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, KNPI Kota Cimahi diharapkan tampil lebih solid, adaptif, dan responsif terhadap perubahan zaman. Peran pemuda pun diharapkan tidak berhenti pada wacana, tetapi hadir melalui kontribusi nyata yang konstruktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat serta pembangunan Kota Cimahi.(*)