Cimahi, bertanya.id - Angin kencang yang diduga puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kota Cimahi pada Jumat, 6 Maret 2026. Terjangan angin terjadi tiba-tiba dan menyebabkan puluhan rumah warga rusak serta sejumlah pohon tumbang.
Beberapa pohon di kawasan perkantoran Pemerintah Kota Cimahi dilaporkan tumbang dan menimpa kendaraan serta lapak pedagang. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.
Data sementara menunjukkan kerusakan paling banyak terjadi di RW 20 dengan 53 rumah terdampak. Satu masjid dan satu kantor RW di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan.
Di RW 10, sebanyak 35 rumah dan satu masjid turut terdampak angin kencang. Kerusakan juga tercatat di sejumlah wilayah lain, antara lain RW 02 sebanyak 15 rumah, RW 16 sebanyak 6 rumah, RW 12 sebanyak 5 rumah, serta RW 13 sebanyak 3 rumah. Pendataan di wilayah lain masih dilakukan aparat setempat.
Seorang warga, Dani Uye, 32 tahun, mengatakan angin datang sangat tiba-tiba. Warga yang berada di rumah langsung berlarian keluar untuk menyelamatkan diri.
“Anginnya datang sangat kencang dan tiba-tiba. Warga langsung panik dan keluar rumah,” kata Dani di lokasi kejadian.
Selain merusak bangunan, peristiwa ini juga menyebabkan sejumlah warga terluka. Di RW 12, tiga orang menjadi korban. Dua di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Dustira untuk mendapatkan perawatan, sedangkan satu korban melakukan evakuasi mandiri.
Di RW 10, dua warga lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan di lokasi.
Hingga kini belum ada laporan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar akibat kerusakan rumah, tempat ibadah, serta fasilitas lingkungan.
Usai kejadian, warga bersama aparat setempat bergotong royong membersihkan puing bangunan dan pohon tumbang. Pendataan kerusakan masih berlangsung. Pemerintah setempat berharap proses pemulihan dapat segera selesai agar aktivitas masyarakat kembali normal. (*)
Red.