zmedia

Hari Pers Nasional 2026, MIO Jabar Ajak Insan Pers Perkuat Integritas di Era Digital

Bandung, bertanya.id - Hari Pers Nasional (HPN) bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum penting bagi insan pers untuk melakukan refleksi di tengah pesatnya arus digitalisasi informasi. 

Demikian Ketua MIO Indonesia Provinsi Jawa Barat, Azhari, S.SOS, menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Di era digital saat ini, kecepatan penyebaran berita harus tetap diimbangi dengan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab jurnalistik.

"Pers memiliki peran strategis sebagai penjernih informasi di tengah banjir hoaks, disinformasi, dan opini yang kerap membingungkan publik. Kehadiran jurnalisme yang kredibel menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat demokrasi yang sehat," kata Azhari.

Transformasi digital turut membuka peluang besar bagi media untuk menjangkau audiens lebih luas melalui platform online, media sosial, hingga konten multimedia interaktif.

Namun di balik peluang tersebut, tantangan menjaga integritas, kualitas konten, serta profesionalisme insan pers tetap menjadi perhatian utama.

"Peringatan Hari Pers Nasional ini juga menegaskan bahwa teknologi hanyalah sarana. Nilai utama jurnalisme tetap berpijak pada kebenaran, kepentingan publik, dan etika profesi," ucap Azhari.

Masih ditambahkan Ketua MIO Indonesia Jabar, di tengah dinamika zaman, pers independen dituntut terus menjaga nurani, menyuarakan fakta, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

"MIO Indonesia Jawa Barat mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026. Satu suara, satu tujuan, menghadirkan informasi yang mencerahkan, setia pada rakyat, dan setia pada kebenaran," ucap Azhari. (*)

Sumber Humas MIO Indonesia Jabar