Cimahi, bertanya.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Cimahi sejak Jumat malam, 23 Januari 2026, hingga Sabtu dini hari menyebabkan banjir di sejumlah titik. Salah satu lokasi terdampak berada di Jalan Nanjung, Cibodas, kawasan perbatasan Cimahi dengan Kabupaten Bandung.
Air mulai naik sekitar pukul 22.00 WIB dan terus bertambah seiring hujan yang tak kunjung reda. Menjelang tengah malam, luapan air dari saluran dan aliran sungai di sekitar kawasan itu meluber ke badan jalan dan masuk ke permukiman warga. Ketinggian genangan dilaporkan mencapai dada orang dewasa.
Akibatnya, Jalan Nanjung untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan. Sejumlah pengendara yang mencoba melintas terpaksa memutar balik karena arus air cukup deras dan berisiko menyeret sepeda motor.
Dedi, 43 tahun, warga setempat, mengatakan banjir kali ini termasuk yang terbesar dalam beberapa bulan terakhir. “Air cepat sekali naiknya. Tadi malam sekitar jam sebelas sudah sepinggang, tidak lama kemudian sudah setinggi dada orang dewasa,” kata dia saat ditemui di lokasi, Sabtu pagi.
Menurut Dedi, hujan dengan intensitas tinggi yang turun hampir tanpa jeda membuat saluran air tidak mampu menampung debit yang datang. “Kalau hujan sebentar biasanya surut lagi. Tapi ini semalaman. Air dari atas juga turun terus,” ujarnya.
Warga lain, Siti, 38 tahun, mengaku harus mengungsi sementara ke rumah kerabat yang lebih tinggi. Ia bersama keluarganya bergegas menyelamatkan dokumen penting dan perabotan elektronik ketika air mulai masuk ke dalam rumah. “Kami takut air tambah tinggi. Anak-anak juga panik, jadi langsung kami bawa ke tempat yang lebih aman,” katanya.
Hingga Sabtu pagi, genangan di beberapa titik mulai berangsur surut meski masih menyisakan lumpur dan sampah di sepanjang jalan. Aktivitas warga belum sepenuhnya normal. Sebagian memilih membersihkan rumah, sementara yang lain masih menunggu kondisi benar-benar aman.
Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah rumah terdampak maupun total kerugian akibat banjir tersebut. Namun warga berharap ada penanganan jangka panjang, terutama perbaikan sistem drainase dan normalisasi aliran air di sekitar Jalan Nanjung.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca buruk diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.(*)
Red.